Perusahaan Otomotif yang Memulai Kariernya Bukan dari Otomotif

0
Perusahaan Otomotif

 Perusahaan Otomotif yang Memulai Kariernya Bukan dari Otomotif РPerusahaan otomotif dapat diartikan sebagai perusahaan yang merancang, mengembangkan, memproduksi, memasarkan, dan menjual serta melakukan purnajual kendaraan bermotor. Biasanya, perusahaan otomotif lekat dengan bidang usaha motor atau mesin armyndonews.id

1. Peugeot

Juara Rally Dakar 2017 ini rupanya dulu bukan produsen mobil. Di awal karirnya, Peugeot dikenal sebagai produsen peralatan makan. Salah satu produk Peugeot yang terkenal adalah alat penghalus lada dan garam. Perjalanan karir Peugeot dimulai tahun 1810 saat perusahaan tersebut mulai melibatkan besi dalam produknya. Maka lahirnya peralatan makan, alat penggiling lada, kopi dan garam. Tahun 1882, Armand Peugeot tertarik dengan dunia otomotif yang waktu itu heboh berkat temuan Gottlieb Daimler yang berhasil menemukan mesin mobil. Peugeot pun berguru dan memboyong pengetahuan soal mesin ke Prancis. Alhasil, muncul karya otomotif pertama racikan Peugeot yaitu kendaraan roda tiga bermesin uap (1889). Sebelumnya, pada 1882, Peugeot memperkenalkan Le Grand Bi yaitu sepeda roda dua dengan roda depan yang besar. Selanjutnya, Peugeot terus berkembang menjadi perusahaan otomotif terbesar di Eropa dan tergabung dalam PSA Group bersama Citroen.

2. Saab

Sejatinya, Saab adalah perusahaan pembuat pesawat terbang yang berdiri tahun 1937 di Linkoping, Swedia. Saab singkatan dari Svenska Aeroplan Aktie Bolaget. Mereka membuat pesawat untuk angkatan udara Swedia. Tahun 1945, Saab mulai merancang mobil untuk pertama kalinya. Saab menambahkan kata Automobile AB untuk membedakannya dengan Saab yang memproduksi pesawat terbang. Desember 1949, mobil pertama Saab Automobile AB meluncur dengan nama Saab 92. Hingga pertengahan 50-an mobil ini laku keras. Sebanyak 20 ribu Saab 92 di produksi untuk pasar Swedia. Seiring perjalanan waktu, perusahaan yang pernah bekerja sama dengan pabrikan Scania ini juga menelurkan produk yang berhasil menorehkan prestasi di dunia balap. Saab 96 menjadi mobil yang cukup di perhitungkan pada era 60-an. Adalah Erik Hilding Carlsson yang bersama Saab 96 menjadi juara pertama di Monte Carlo Rally pada tahun 1962 dan 1963. Juga juara bertahan 3 kali (1960-1962) di RAC Rally.

3. Mazda

Banyak yang bilang Mazda adalah salah satu produsen kendaraan roda tiga terkenal di Jepang. Yup, itu benar. Namun, sebelum menekuni dunia otomotif roda tiga dan empat, Mazda merupakan perusahaan yang bisnisnya berkutat dengan gabus. Anda tahu kan gabus? Yaitu kayu lunak yang biasa digunakan sebagai penyumbat minuman seperti wine. Pada 1920 Jujiro Matsuda di Hiroshima mendirikan perusahaan Toyo Cork Kogyo yang menjadi cikal bakal lahirnya Mazda. Selang 7 tahun, nama perusahaan di ganti menjadi Toyo Kogyo dan 2 tahun kemudian mulai membangun mesin berlabel Toyo. Tahun 1931, Mazda memproduksi 66 unit kendaraan roda tiga yang disebut Mazda-go. Pada tangki bahan bakarnya terdapat logo Mitsubishi. Pada masa itu, Mazda-go memang di pasarkan melalui jaringan penjualan Mitsubishi. Mazda sempat di kuasai Ford pada era 80-90-an. Selepas dari Ford, Mazda melesat sebagai produsen otomotif kelas dunia dengan deretan produk kerennya seperti Mazda 3, CX5, Mazda 6, dan model lainnya.

4. Mitsubishi

Awal bisnis pabrikan ini fokus di industri berat seperti shipbuilding (1917). Mitsubishi juga di kenal sebagai pemasok suku cadang pesawat tempur pada era Perang Dunia II. Mitsubishi terus mengembangkan bisnisnya dan pada tahun 1954 Mitsubishi mulai menekuni otomotif sebagai distributor mobil jeep di Jepang. Tahun 1970, Mitsubishi resmi mendirikan Mitsubishi Motors yang menjadi pusat kegiatan produksi dan pemasaran mobil-mobil Mitsubishi. Perjalanan Mitsubishi terus berkembang dengan memasuki ranah kendaraan truk/komersial yang melahirkan perusahaan Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation. Mitsubishi kemudian beraliansi dengan Renault-Nissan. Pada tahun 2011, Mitsubishi Motors menjadi perusahaan ke-6 terbesar di Jepang dan ke-9 terbesar di dunia dalam produksi kendaraan. Pabrikan ini juga dekat dengan kegiatan motorsport dengan merajai Reli Paris-Dakar era 80-90-an.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *