5 Perbedaan Vegan dan Vegetarian

0
5 Perbedaan Vegan dan Vegetarian

5 Perbedaan Vegan dan Vegetarian – Gaya hidup vegetarian atau vegan jadi tenar di masyarakat. Banyak yang tertarik mencobanya sebagai usaha hidup lebih sehat, sekaligus menyelamatkan lingkungan. Namun, lebih dari satu besar orang tak memahami betul perbedaan vegan dan vegetarian. Padahal, terkandung perbedaan mendasar di antara keduanya.

5 Perbedaan Vegan dan Vegetarian

Meski terdengar mirip dan peraturan diet keduanya nyaris nampak serupa, vegan dan vegetarian adalah dua jenis hidup yang berbeda.

Perbedaan vegan dan vegetarian secara lazim dapat dicermati berasal dari penjelasan tersebut ini.

1. Pola makan (diet)

Vegan dan vegetarian adalah orang rtp slot yang tidak mengonsumsi makanan atau product olahan yang berasal berasal dari hewan.

Pola makan vegetarian kebanyakan tidak memperbolehkan mengonsumsi daging, baik daging merah atau daging unggas, ikan, kerang, dan sumber lemak yang berasal berasal dari hewan.

Meski begitu, banyak vegetarian yang tetap mengonsumsi product yang berasal berasal dari hewan, seperti telur, susu dan olahannya (keju dan yoghurt), dan juga madu.

Ini gara-gara mengolah atau pengolahan telur, susu, dan makanan olahannya tidak melibatkan penyembelihan hewan.

Kebalikannya, peraturan diet vegan jauh lebih ketat gara-gara jenis hidup ini menjauhi seluruh wujud eksploitasi dan kekejaman pada hewan.

Eksploitasi hewan marak berlangsung di peternakan moderen penghasil telur dan susu.

Tak jarang, banyak peternak yang mengembangbiakan lebah dengan langkah yang kejam untuk mengolah madu sebanyak-banyaknya.

Maka berasal dari itu, seorang vegan tidak hanya menjauhi daging, tapi terhitung susu, telur, gelatin, madu, albumin, dan makanan lain yang diproses berasal dari hewan.

Seorang vegan terhitung tidak mengfungsikan product lain, seperti tas, sepatu, atau jaket kulit, pakaian berasal dari wol atau sutra, dan juga skincare yang kandungannya berasal berasal dari hewan.

Baca Juga: Gaya Hidup Vegetarian: Konsumsi Sehat Berbahan Dasar Nabati

2. Tipe

Tipe atau type vegetarian bermacam-macam. Vegetarian dapat dicermati slot server thailand no 1 perbedaannya berasal dari tipenya tersebut ini.

  • Lacto-ovo vegetarian: vegetarian yang menjauhi daging tapi tetap mengonsumsi susu dan telur.
  • Lacto vegetarian: vegetarian yang menjauhi daging dan telur, tapi tetap mengonsumsi product susu.
  • Ovo vegetarian: vegetarian yang menghnidari segala type product berasal dari hewan terkecuali telur.

Vegan sendiri lebih mendekati suatu jenis hidup dengan komitmen yang kuat, tak sekadar diet sehat. Jadi, tidak banyak perbedaan dalam menerapkan jenis hidup ini.

Ada beberapa type vegan, tapi secara lazim vegan lebih dikenal sebagai jenis hidup yang menjauhi segala wujud eksploitasi pada hewan.

3. Manfaat Kesehatan

Kedua diet ini tawarkan manfaat kesehatan yang serupa. Anda jadi lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah yang kaya antioksidan dan padat gizi.

Sulit untuk menyatakan di antara keduanya mana yang lebih menyehatkan gara-gara baik vegan maupun vegetarian punyai berlebihan dan kekurangan.

Nah, perbedaan antara vegan dan vegetarian terkandung pada berlebihan dan kekurangannya ini.

Orang yang menjalani lacto-vegetarian beroleh mineral dan vitamin yang lebih banyak, seperti kalsium, fosfor, dan vitamin D gara-gara mengonsumsi product susu.

Sementara itu, seorang vegan bisa saja dapat ada masalah memenuhi zat gizi tersebut. Namun, menjauhi susu dan telur dapat membantunya mengontrol tingkat kolesterol senantiasa rendah.

4. Risiko Kesehatan

Menurut sebuah belajar berasal dari dalam European journal of nutrition (2017), vegetarian bisa saja tidak beroleh cukup vitamin B-6 dan niasin berasal dari makanan mereka.

Sementara itu, risiko kekurangan seng dan omega-3 yang lebih tinggi pada seorang vegan gara-gara tidak mengonsumsi mirip sekali product hewani.

Vegan terhitung berisiko kekurangan asam lemak omega-3 esensial, terlebih di EPA dan DHA, lebih-lebih terkecuali mereka senantiasa mengonsumsi sumber nabati yang punyai persentase gizi ini.

Oleh gara-gara itu, perlu bagi orang yang menjalani diet vegetarian dan vegan untuk senantiasa berusaha memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi mereka.

5. Penurunan berat badan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa seorang vegan umumnya punya BMI (indeks berat badan) lebih rendah daripada vegetarian dan pemakan daging.

Ini terkait dengan type hidup vegan yang tidak konsumsi telur atau produk susu.

Studi lain juga menemukan slot resmi bahwa berat badan vegan bertambah lebih sedikit daripada vegetarian dan pemakan daging selama lima tahun.

Artinya, grup vegan lebih kemungkinan turunkan berat badan lebih banyak dibandingkan vegetarian dan nonvegetarian.

Baik vegan maupun vegetarian merupakan type hidup sehat, tetapi selalu membutuhkan perencanaan diet yang baik.

Hal ini memiliki tujuan menjauhkan risiko dari tidak terpenuhinya kecukupan zat gizi, yang utamanya ditemukan di dalam sumber hewani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *