Subholding Pelindo Ambil Alih Kepemilikan Saham WIKA dan HK

By Wawan Hermawan 26 Jul 2022, 17:15:45 WIB Ekonomi
Subholding Pelindo Ambil Alih Kepemilikan Saham WIKA dan HK

Kepemilikan saham pada PT Prima Terminal Petikemas selaku operator Belawan New Container Terminal (BNCT), Sumatera Utara sepenuhnya beralih kepada PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP). 

Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo itu mengakuisisi masing-masing 15 persen saham yang sebelumnya dimiliki oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Hutama Karya (Persero). 

Dengan pengambilalihan tersebut, SPTP menjadi pemegang saham tunggal dengan kepemilikan saham 100 persen.

Baca Lainnya :

Peralihan kepemilikan itu resmi setelah para pimpinan perseroan menandatangani akta jual beli pengalihan hak atas saham PT Prima Terminal Petikemas yang dilakukan di Jakarta, Selasa (26/07). 

Penandatangan pengalihan saham dilakukan oleh Direktur Utama SPTP M. Adji; Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Budi Harto; dan Direktur Operasi I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Hananto Aji selaku Pgs. Direktur Utama.

Corporate Secretary SPTP Widyaswendra mengatakan pengambilalihan saham PT Prima Terminal Petikemas sebagai bentuk komitmen bersama untuk fokus pada bisnis masing-masing. 

Menurut Widyaswendra, SPTP selaku operator terminal memiliki kompetensi untuk mengembangkan terminal peti kemas di wilayah Sumatera. 

"Dengan kepemilikan sepenuhnya pada SPTP, diharapkan akan memberikan manfaat lebih untuk pengembangan logistik khususnya layanan terminal peti kemas," terang Widyaswendra.

Widyaswendra memaparkan, nilai total transaksi atas pengambilalihan saham ini mencapai Rp. 375,9 Miliar, nilai tersebut atas 15 persen saham yang dimiliki PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan 15 persen saham milik PT Hutama Karya (Persero).

Pada kesempatan lain, Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Budi Harto menyebut perusahaan yang Ia pimpin akan fokus menghadirkan infrastruktur yang handal di berbagai bidang termasuk pelabuhan. 

Pihaknya lanjut Budi Harto, terbuka untuk bekerjasama di bidang penyiapan infrastruktur pelabuhan di seluruh wilayah kerja Pelindo.

“Dengan pengalihan kepemilikan saham di PT Prima Terminal Petikemas bukan berarti antara kami (PT Wijaya Karya dan PT Hutama Karya) dengan Pelindo tidak ada hubungan lagi, tentu kami akan terus mendukung Pelindo dalam menghadirkan infrastruktur pelabuhan yang baik,” kata Budi Harto.

Hal senada diungkapkan oleh Direktur Operasi I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Hananto Aji selaku Pgs. Direktur Utama mengatakan bahwa keterlibatan perseroan di PT Prima Terminal Petikemas sebelumnya adalah bentuk dari kolaborasi BUMN. 

"Saat ini dengan semakin berkembangnya bisnis kepelabuhanan di BNCT, maka pihaknya mengembalikan pengelolaan kepada Pelindo sesuai bisnis inti masing-masing. Penyerahan kepemilikan saham PT Prima Terminal Petikemas kepada Pelindo disebut sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan dan mengembangkan bisnis kepelabuhanan pada perusahaan tersebut," ujar Hananto.

Hananto menerangkan, bahwa PT Prima Terminal Petikemas merupakan bagian dari Pelindo Group yang dibentuk pada tahun 2013. 

"Perusahaan tersebut hasil dari kolaborasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dengan kepemilikan saham sebesar 70 persen. Pemegang saham lainnya adalah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dengan kepemilikan saham 15 persen dan PT Hutama Karya (Persero) dengan kepemilikan saham 15 persen," papar Hananto.

Hananto menambahkan, pada tanggal 3 Januari 2022, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mengalihkan kepemilikan saham pada PT Prima Terminal Petikemas kepada subholding PT Pelindo Terminal Petikemas. 

"Hingga akhirnya, Selasa (26/07) kepemilikan saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Hutama Karya (Persero) diambil alih sepenuhnya oleh PT Pelindo Terminal Petikemas melalui penandatanganan akta jual beli pengalihan hak atas saham PT Prima Terminal Petikemas," pungkas Hananto.

Tentang PT Pelindo Terminal Petikemas

​​PT Pelindo Terminal Petikemas merupakan bagian dari group PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo yang berperan sebagai subholding pengelola bisnis peti kemas. 

Perseroan dibentuk pasca integrasi Pelindo yang terjadi pada tanggal 1 Oktober 2021. 

Saat ini PT Pelindo Terminal Petikemas mengelola 27 terminal peti kemas yang terdiri dari 15 terminal yang sebelumnya merupakan cabang Pelindo seperti TPK Belawan; TPK Perawang; TPK Semarang; TPK Nilam (Surabaya); TPK Banjarmasin; TPK Tarakan, TPK Pantoloan, TPK Bitung, TPK Kendari, Makassar New Port, TPK Makassar, TPK Kupang, TPK Ambon, TPK Sorong dan TPK Jayapura.

Dua belas terminal lainnya merupakan terminal yang dioperasikan oleh anak perusahaan yakni PT Terminal Petikemas Surabaya (1 terminal); PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (1 terminal); PT IPC Terminal Peti Kemas (6 terminal); PT Terminal Teluk Lamong (1 terminal); PT Kaltim Kariangau Terminal (1 terminal); PT Prima Multi Terminal (1 terminal); dan PT Prima Terminal Petikemas (1 terminal).

Pewarta : Wawan Hermawan





Tulis Komentar

Komentar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.