Apartemen Citypark, Cengkareng Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

By Herpal 16 Nov 2020, 11:49:52 WIB Metropolitan
Apartemen Citypark, Cengkareng Diduga Jadi Tempat Prostitusi Online

Keterangan Gambar : Para Penjajak Pria Hidung Belang Pasang Status Berkencan di Apartemen Citypark, Cengkareng Melalui Aplikasi Michaat


Maraknya para penjajak pria hidung belang yang keluar masuk kamar Apartemen Citypark berlokasi di Jalan Lingkar Luar, Cengkareng Timur, Jakarta Barat rupanya semakin tak terkendali.

Pasalnya diduga lokasi tersebut kerap dijadikan Ajang prostitusi online, yakni, menggunakan sistem Boking Order (BO) hingga Cash On Delivery (COD) atau bayar ditempat.

Bagi para hidung belang yang ingin menjajakan dirinya maka dengan mudah memilih wanita Anak Baru Gede (ABG) sesuai idamannya melalui Aplikasi Michaat.

Dalam aplikasi tersebut para wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) itu memasang tarif mulai dari Rp 300 ribu hingga mencapai Jutaan rupiah.

Untuk sistem BO pelanggan baru terlebih dulu harus mengirim uang panjer ke rekening yang bersangkutan sesuai ketentuan, sedangkan cara lainya, yaitu, pelanggan dapat melakukan sistem COD atau bayar di kamar Apartemen yang sudah ditentukan.

Sebelumnya PSK tersebut sudah melakukan kesepakatan kepada pengelola Apartemen Citypark untuk menyewa kamar sesuai tarif yang sudah ditentukan pengelola.

Melalui joki atau mucikari kemudian para penjajak hidung belang mulai mengupload foto profile berikut menu esek-esek 

Ada yang pasang status "sekali croot Rp 800 ribu wajib kondom, no anal. Ada juga yang pasang status 1 X main Rp 600 ribu sistem BO.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Armyndonews.id, pengelola Aprtemen Citypark bernama Sinta mengatakan jika ingin membuktikan kebenarannya harus menunjukan data yang dimaksud.

"Ya saya pengelola. Dpt no hp saya dr mana Tlg bawa data yg anda ketahui yg dr prostitusi di Apartment yg sy kelola," ucap Sinta saat dikonfirmasi Armymdonews.id melalui pesan WhatsApp, Minggu 15 November 2020.

Selain itu, dalam tanggapan lainya, Sinta meminta wartawan Armyndonews.id agar menunjukan foto id card.

"Tlg foto kan id card nya, Krn saat ini byk sekali yg mengakui jd mohon maaf jika saya lbh waspada," tutupnya.













Tulis Komentar

Komentar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.